clarity calms

When it come to being myself, I just can't think straight.

"Aku selalu nak jadi sesuatu yang dapat dekat dengan orang lain. Tapi hakikatnya aku tak mampu mengubah diriku sebagai mana yang mereka mahu. Aku lebih senang untuk menjadi diriku sendiri.

Masih ada sekelumit rasa rindu dalam hati ini untuk bersama dengannya. Tapi selalu aku katakan pada diriku untuk melupakan rasa itu. Banyak kali aku bayangkan peristiwa yang menghancurkan hatiku dengan harapan agar rindu yang tak diundang segera punah. Dan seperti biasa aku hanya mampu berbaring melepaskan perasaan pada gitar kapok itu. Rasa ini tidak sikit pun berkurang.

Lemah dan sayu terlihat jelas pada diriku saat aku berjumpa dia. Telah kuat ku tahankan gelora dihati. Namun tetap terlihat pada nada tuturku yang tersekat-sekat. Kenapa masih kuat rasa dilubuk hati ini sedangkan hakikatnya telah jelas?

0 comments: